Home » » TB Silalahi Bidik Anas Urbaningrum?

TB Silalahi Bidik Anas Urbaningrum?



Headline

Anas Urbaningrum - inilah.com
Oleh: R Ferdian Andi R
Nasional - Rabu, 8 Februari 2012 | 21:27 WIB

TERKAIT

Diberdayakan oleh Terjemahan
INILAH.COM, Jakarta - Pergantian Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat dari Amir Syamsuddin ke TB Silalahi bukankah pergantian biasa. Pergantian ini sulit dilepaskan dari carut-marut di internal Partai Demokrat terkini. Apa dampak politik dari pergantian ini?
Status BlackBerry Messenger (BBM) salah satu loyalis Anas Urbaningrum, Rabu (8/2/2012) siang cukup menggelitik. Di layar telepon pintar itu tertulis "Opsus Opung Berhasil".
Secara lugas, yang bersangkutan menyebutkan pergantian Sekretaris Dewan Kehormatan dari Amir Syamsuddin ke TB Silalahi jelas memiliki implikasi politik yang tidak sederhana. "Pergantian itu untuk mempersilakan eksekutor naik panggung untuk membidik Anas Urbaningrum," ujar sumber tersebut kepada INILAH.COM melalui BlackBerry Messenger (BBM) di Jakarta.
Namun penjelasan resmi dari anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Jero Wacik menyebutkan, penggantian Sekretaris Dewan Pembina hanya rotasi biasa karena semata-mata kebutuhan para personil anggota Dewan Kehormatan.
"Dulu Pak Amir Sekretaris Dewan Kehormatan, dia bukan menteri, yang dua menteri yaitu saya dan Mangindaan. Jadi dia bisa full time. Sekarang Amir jadi menteri, tiga-tiganya menteri sibuk semua, sehingga ditukar ke Dewan Pembina," jelas Jero, di kantor Presiden RI, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Adapun alasan penunjukkan TB Silalahi sebagai pengganti Amir, Jero menjelaskan, karena pensiunan letnan jenderal itu punya waktu cukup untuk melakukan pengawasan internal. "TB Silallahi jadi Sekretaris Dewan Kehormatan, jadi bisa full time ngurusi kader yang perlu dipanggil atau ditanya," imbuhnya.
Pergantian ini masih tekait dengan pidato SBY Minggu (4/2/2012) lalu yang menegaskan soal bersih-bersih di internal Partai Demokrat. Pergantian ini jelas secara normatif dimaksudkan untuk memaksimalkan program bersih-bersih di internal Partai Demokrat. Pertanyaannya, apakah efektif tujuan bersih-bersih menggunakan tangan TB Silalahi?
Jika merujuk hubungan TB Silalahi dan SBY bukankah hubungan yang biasa. Keduanya jebolan militer. Antara TB Silalahi dan SBY ibarat mentor dan kader. TB Silalahi pernah didapuk sebagai Penasehat Presiden pada 2004. Dua tahun berikutnya, TB Silalahi ditunjuk Presiden SBY sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Timur Tengah.
Pada 2007, pria kelahiran 17 April 1938 ini ditunjuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bidang Pertahanan dan Keamanan. Saat era Orde Baru TB Silalahi ditunjuk sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) pada 1993. Sebelumnya, pada 1988, dia didapuk sebagai Sekretaris Jenderal Departemen Pertambangan dan Energi.
Dari sisi usia, TB Silalahi cukup sepuh dalam melakukan gerakan politik. Namun kharisma politik TB Silalahi tapi bisa ditutupi. Apalagi, sebagai senior SBY, aura kewibawaan TB Silalahi cukup kuat.
Pergantian ini seolah menggenapkan gerakan Forum Deklarator dan Pendiri Partai Demokrat yang diinisiasi oleh pendiri Partai Demokrat Ventje Rumangkang yang bakal mengumpulkan pengurus DPC dan DPD se-Indonesia periode 2001-2005 akhir Februari dan akhir Maret. Meski menolak pertemuan itu disebut sebagai upaya menggoyang Anas, sulit ditutupi forum yang dipimpin Ketua Dewan Pembina SBY itu bertujuan untuk menggergaji kekuatan Anas. Kita lihat saja perkembangannya. [mdr]
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © Nopember 2010. Belajar Politik - All Rights Reserved
Template Created by M Imron Pribadi Published by Makrifat Business Online - Offline
Proudly powered by imronpribadi